Selalu ada cerita unik dibalik karya-karya pirografi di tahun-tahun pertama saya buat. Ini adalah lukisan pirografi yang dihargai dengan uang meski setengah 'menodong'. 

Ceritanya bermula dari adanya pesanan pertama lukisan pirografi, sesaat setelah saya buat contoh pirografi dan dipromosikan di akun Facebook dua tahun lalu. Karena tak punya modal sama sekali, putar otak untuk pinjem duit kakak. Tidak banyak koq, cuman minjem 60 ribu saja dengan perjanjian saya bayar pakai lukisan. Modal 60 ribu sudah ditangan yang segera saya belanjakan 2 buah talenan, solder paling murah dan papan tripleks bekas berukuran kecil yang sudah ada frame-nya yang saya beli di tukang pigura.

Lukisan wajah pirografi diatas plywood Devi Salsabila

Yang saya kerjakan pertama ya lukisan sang keponakan (putri bungsu kakak) yang imut. Setelah jadi saya serahkan di kantornya di UIN-Jogja. Jadilah kakak saya mencak-mencak karena:
1. Jual lukisan koq maksa 😅
2. Hasil lukisannya setelah dilihat, goresan hidung si kecil terlalu tipis sehingga terkesan nggak 'punya hidung'. Tapi saya cuek aja orang emaknya juga pesek 😛

Ukuran 30cm x 40cm. Bahan plywood (tripleks). Original pirografi tanpa penambahan warna. Ini karya pirografi berupa lukisan wajah yang pertama kali saya buat, dan menjadi uang. Obyek lukisan adalah keponakan tersayang. Dilukis demi dapet modal 60rebuuu 😂😂😂
*|Repost artikel ini bertepatan dengan ulang tahun Citra Devi. Happy Birthday untuk ponakan tersayang!